Cara Akses SSH Menggunakan Terminal Linux Untuk Remote Server

Banyak dari kita yang membutuhkan akses pada hosting / server dengan cepat tanpa harus login terlebih dahulu pada panel hosting. Kira-kira bagaimana cara untuk melakukan Hal tersebut? Jawabannya adalah menggunakan SSH.

Apa itu SSH?

SSH atau Secure Socket Shell adalah protokol yang memungkinkan transfer file dan remote login dan mengelola hosting / server dari jarak jauh secara aman.

Bagaimana cara menggunakan SSH untuk remote server?

Pada artikel kali ini kita akan berfokus untuk cara menggunakan SSH pada linux. Jika Anda menggunakan Windows maka jangan khawatir dan langsung menuju link berikut:

CARA AKSES SSH MENGGUNAKAN PuTTY PADA WINDOWS

Akses SSH pada linux dapat dikatakan membutuhkan lebih banyak langkah dibandingkan penggunaannya pada SSH client PuTTY pada Windows. Namun hal ini tidak akan menjadi halangan bagi Anda karena Anda memiliki panduan ini. Dengan membaca artikel ini nantinya Anda akan bisa mengakses SSH untuk remote server.

Hal yang perlu Anda siapkan tidak banyak:

  • Device dengan Operating System Linux;
  • Jaringan Internet;
  • Keinginan untuk mencoba.

Jika semua ketiga hal diatas sudah disiapkan mari langsung saja kita menuju panduannya!

1. Install SSH

Pastikan Anda sudah menginstall SSH. Lakukan pengecekan dengan membuka Terminal (tekan tombol Ctrl+Alt+T). Lalu setelah itu ketik:

$ sudo apt install openssh-client

Setelah Anda selesai melakukan instalasi maka kita akan masuk pada tahap selanjutnya.

2. Menggunakan SSH

Anda dapat menggunakan SSH dengan key ataupun tanpa key. Jika Anda menggunakan key maka koneksinya akan lebih aman. Untuk melakukan koneksi SSH diperlukan kunci yang serasi antara komputer dan server. SSH memiliki dua tipe kunci yaitu: private_key yang berada pada komputer dan public_key yang berada pada server.

Pertama-tama kita harus membuat key pada komputer/laptop melalui terminal dengan mengetik perintah berikut pada terminal:

$ ssh-keygen -t rsa

Perintah tersebut bertujuan untuk membuat private_key dan public_key. Nantinya Anda akan diberikan pertanyaan sebagai berikut:

Enter file in which to save the key (/home/<username>/.ssh/id_rsa):
Pertanyaan bertujuan untuk menentukan dimana private_key dan public_key disimpan. Anda dapat mengganti letak file tersebut sesuai dengan keinginan Anda namun secara default akan disimpan pada /home/<username>/.ssh/id_rsa.

Enter passphrase (empty for no passphrase):
Pertanyaan ini ditujukan untuk membuat password saat Anda ingin melakukan koneksi SSH namun Anda dapat mengosongkannya.

Setelah Anda selesai mengisi pertanyaan diatas nantinya akan muncul pemberitahuan sebagai berikut:

Your identification has been saved in /home/<username>/.ssh/id_rsa
Your public key has been saved in /home/<username>/.ssh/id_rsa.pub

Selamat! Anda berhasil membuat private_key dan public_key. Saatnya melihat file tersebut yang dapat Anda temukan pada file home/<username>/.ssh/id_rsa.

Untuk dapat melihat private_key dan public_key saya akan sertakan langkahnya. Saya menggunakan Ubuntu 20.04.3 LTS.

Buka folder Home pada komputer Anda dan temukan folder .ssh
File id_rsa adalah private_key sedangkan id_rsa.pub adalah public_key.

Jika Anda tidak dapat menemukan folder .ssh pada direktori home maka Anda dapat mencentang pengaturan Show Hidden Files.

Jika Anda sudah berhasil menemukan kedua file tersebut maka proses selanjutnya adalah untuk melakukan koneksi SSH.

Untuk para pengguna server dapat masuk pada terminal lalu menuliskan perintah berikut:

$ ssh-copy-id [email protected]

Pada perintah diatas perlu diperhatikan user merupakan username yang berada pada server Anda sedangkan serverip merupakan IP Address dari server Anda atau nama domain. Bila Anda menggunakan custom port pastikan kembali port yang digunakan sudah dalam status open.

Setelah Anda memasukan perintah tersebut nantinya akan muncul permintaan untuk memastikan password. Masukan password untuk username. Kemudian setelah Anda memasukan password nantinya akan muncul informasi “Number of key(s): 1”. Artinya public_key sudah berhasil tersalin pada server Anda.


Saya juga akan memberikan contoh cara mengimpor public_key ke hosting. Pada contoh ini saya menggunakan cPanel sebagai panel hosting. Berikut saya akan sertakan langkah-langkahnya:

Pilih SSH Access
Klik Manage SSH Keys
Klik Import Key
Pada langkah ini karena kita ingin menambahkan public_key maka Anda tidak perlu mengisi private key.

Setelah Anda berhasil melakukan import public_key maka langkah selanjutnya adalah untuk memberikan izin agar dapat melakukan akses SSH. Berikut cara untuk memberikan izin dari hosting:

Anda dapat menemukan menu Public Keys pada halaman SSH Access. Klik Manage untuk memberikan izin.

Bila Anda sudah mengikuti langkah-langah diatas maka hal terakhir yang perlu dilakukan adalah untuk melakukan akses SSH dari terminal dengan menggunakan perintah berikut:

$ ssh [email protected]

Selamat Anda berhasil mempelajari hal baru! Walaupun prosesnya tidak sederhana namun saya harap panduan ini dapat membantu Anda di sepanjang prosesnya. Jika Anda mengalami kendala jangan ragu untuk menulis pada kolom komentar selain itu kritik dan masukan sangat dipersilahkan. Saya dengan senang hati menjawab dan berdiskusi.


Terimakasih dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya!

  • Add Your Comment